- Back to Home »
- Bebas »
- Persahabatan
Posted by : Unknown
Tuesday, November 11, 2014
Suatu hari ada seoranng anak bernama rina.ia melanjutkan
sekolah di smp 01 surabaya. . di smp barunya ia tidak merasakan happy.Karena
disaat pertama masuk SMP, dan di sekian banyak orang yang rina kenal, tidak ada satu orang pun yang rina
kenal di kelas barunya itu.
Tentu saja itu sangat membosankan bagi rina yang tidak
memiliki teman di kelasnya. “huh.. sangat membosankan” gerutu rina dalam
hatinya.Karena rina bosan, akhirnya rina memutuskan untuk berkenalan dengan
teman sebangkunya. Iya, rina memang sangat malu dengan orang yang belum dikenalnya.
Apalagi jika ia harus membuka mulut pertama untuk berkenalan. Tapi, karena rina
sangat bosan, hilanglah semua rasa malunya.
“ Boleh
berkenalan? Namaku RINA. Siapa namamu?” Tanya Rina, kepada teman sebangkunya.
rina memang benar-benar tidak pernah bisa untuk berkenalan ya sepertinya, masa
mau berkenalan saja nanya dulu boleh kenalan apa tidak huh dasar rina rina.
Untung saja teman sebangkunya menjawabnya dengan santai “hey, oh tentu saja
boleh. Namaku via” sambil bersalaman ala berkenalan. Akhirnya rina tidak merasa
bosan lagi, karena via teman barunya terus mengajak rina untuk mengobrol.
Teeett itulah bunyi
bel sekolah rina Bel tersebut menunjukan waktu untuk pulang sekolah. Sesaat bel
pulang sekolah berbunyi,rina langsung bergegas pulang menaiki angkutan umum,
atau sering juga disebut angkot. Karena ini pertama kalinya masuk smp, otomatis
pulang naik angkot sendirian pun, juga pertama kalinya. Sehari sebelum sekolah,
papahnya rina mengajarkannya untuk naik angkot. Papahnya rina bukan ngajarin
nyupir angkot ya, tapi ngajarin naik jurusan apa saja yang harus dilalui rina
dari rumah sampai sekolah. Walaupun ini hari pertamanya rina ke sekolah jauh
dari rumahnya, dan pulang menaiki angkutan umum sendirian, rina berhasil
melakukannya untuk hari pertama. Kalau hari pertama bisa dilalui, berarti
hari-hari selanjutnya juga bisa dilaluinya dengan sangat mudah.
Sesampainya di rumah, rina langsung memasuki kamarnya untuk
berganti baju dan langsung membaca novel. Iya, itu salah satu hobi rina yaitu
membaca novel. Bisa dibilang hobinya itu bukan baca novel, tapi hobi meminjem
novel. Soalnya di sekian banyak novel yang rina baca, tidak ada satu pun novel
yang rina miliki, ada-ada saja ya rina.Keesokan harinya, rina melakukan
kegiatan seperti kemarin. Tapi, untuk hari ini rina jadi memiliki banyak teman
loh. Karena via memilikii banyak teman, jadi rina bisa bergabung dengan
teman-temannya via.
Sudah beberapa bulan rina melakukan aktivitas yang sama.
Dan sampai pada akhirnya, karena via dan rina semakin hari semakin dekat,
mereka pun jadi bersahabatan. via juga punya sahabat di kelas lain, yaitu Sari
dan Hana. Karena via dekat dengan rina, akhirnya rina juga bersahabatan dengan
Sari dan Hana.
Di saat mereka sedang istirahat via juga pernah bercerita
ke rinaa seperti ini “Eh rina. Tau gak via lagi ngeceng seseorang loh” kata via
yang sedang duduk bersama rina didepan kelasnya. “Hah?via punya kecengan? Sejak kapan via ngeceng
cowok? Dikira, via ngecengnya sama cewek lagi. Hahahaha” jawab rina sambil
tertawa terbahak-bahak. “Ah kamu bercanda aja rin, jangan gitu dong. Aku juga
masih normal kali.” Jawab via kesal. “Hahaha iya maaf maaf. Yang mana sih cowok
kecengan via?” jawab rina yang masih cekikikan melihat sahabatnya yang kesal
itu. “itu tuh, yang lagi duduk” jawab Lina sambil menunjuk cowok kecengannya.
“Oh yang itu, biasa aja sih” jawab rina sambil memakan permen yang hampir saja
mau jatuh dari mulutnya. “Aduh. Semua aja dibilang biasa. Terus menurut kamu
siapa yang paling ganteng? Kamu?” jawabvia sambil meledek rina.
