- Back to Home »
- Dunia Teknologi »
- Teknologi Masa Depan: Mobil Terbang Hingga Robot Gemulai
Posted by : Unknown
Wednesday, August 20, 2014
Desainer
otomotif dan futuris global menyarankan kita sebaiknya membiasakan diri dengan
gagasan-gagasan serupa mulai sekarang. Dalam sesi perkiraan masa depan di
Pameran Dagang Industri Internasional INNOPROM yang berlangsung di
Yekaterinburg (1.400 kilometer di sebelah timur Moskow), para futuris
menyampaikan prediksi perkembangan teknologi masa depan.
Chris Bangle
adalah seorang desainer terkenal dari Amerika Serikat yang pernah menjadi Kepala
Desainer BMW selama 1992-2009. Saat ini ia merupakan pemimpin salah satu studio
desain paling terkenal di dunia, Chris Bangle Associates.
Menurut
Bangle, mobil yang kita gunakan saat ini akan menjadi usang dalam 10-15 tahun
mendatang. Industri mobil tradisional yang kita kenal sekarang tidak akan ada
lagi, begitu pula pekerjaan “desainer otomotif”. Pekerjaan tersebut akan
digantikan oleh “desainer mobilitas”.
“Mobil yang
ada saat ini terlalu kompleks, merepotkan, dan mahal, padahal tidak dapat
menciptakan kebebasan mobilitas total. Tak lama lagi, konsep mobil mahal
sebagai indikator kesuksesan dan keseksian akan kadaluarsa,” tutur Bangle.
Menurut Bangle, anak muda AS tidak lagi membeli mobil seperti orangtua mereka.
Sementara di Jerman, anak muda menganggap bahwa mereka yang menyetir mobil
adalah orang bodoh yang ketinggalan zaman.
Bangle
memprediksi, di masa depan akan ada mobil terbang. Bus akan melayang di atas
mobil dan menurunkan penumpang dengan bantuan suatu landaian khusus. Truk udara
juga akan tersedia untuk mengangkut beban berat.
Mobil tanpa
pengemudi, yang telah coba dibuat oleh Google dan perusahaan-perusahaan lain,
akan segera diproduksi massal. Sesuai dengan keinginan pengemudi, mobil ini
dapat dioperasikan dengan setir dan gear-box, atau dengan bantuan sebuah sistem
tanpa sopir.
Mobil masa
depan juga akan memiliki model giroskopis (dua roda). Perusahaan AS General
Motors misalnya, telah mengembangkan sebuah prototipe mobil dua roda yang
dirancang untuk satu orang. Jika si sopir ingin menambah kecepatan atau
penumpang, roda tambahan dapat dipasang ke kendaraan itu. Dengan total delapan
roda, mobil tersebut dapat melaju dengan kecepatan hingga 300 kilometer per
jam.
Mobilitas Bioelektrik
Murat Gunak
yang pernah menjadi desainer kepala di Volkswagen AG, Peugeot, dan
DaimlerChrysler AG dan saat ini menjabat sebagai menjabat desainer kepala di
MIA Electric, sebuah perusahaan yang mengembangkan mobil listrik generasi baru,
meyakini bahwa konsep "tenaga kuda" dan "surat izin
mengemudi" akan hilang tak lama lagi seiring produsen otomotif beralih ke
prinsip-prinsip navigasi mobil yang baru (pedal, misalnya).
Menurut
perkiraan Gunak, kendaraan masa depan adalah mobil bioelektrik, sebuah
kombinasi energi manusia dan listrik. “Mobil adalah salah satu produk paling
emosional di dunia. Saya ingin menciptakan alat transportasi baru yang ramah
lingkungan,” tutur Gunak.
Robot Bercinta
Ada pula
futuris yang berpendapat bahwa semua terobosan baru yang muncul di masa depan
akan berkaitan dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Hingga saat
ini, ukuran pasar robotika bernilai tidak lebih dari 25 miliar dolar AS. “Angka
ini lebih kecil dibanding ukuran pasar industri kartu ucapan,” ujar Bangle.
Namun, bidang robot sangat berpotensi berkembang pesat dalam jangka panjang.
Beberapa robot sudah akrab dengan kehidupan sehari-hari manusia, seperti
menyedot debu dari karpet, memotong rumput di taman, bekerja di kantor, dan ada
yang berencana menggunakannya dalam pemeliharaan kesehatan dan perawatan
lansia. Di masa depan, futuris memperkirakan mungkin akan ada robot yang bisa
diajak berteman, bahkan bercinta.
“Robot dapat
dibuat menarik secara seksual sehingga orang ingin mereka ada di sekitarnya dan
bahkan merawat mereka. Saya ingin robot dapat bergerak gemulai, alih-alih
seperti rangkaian besi yang kaku,” kata Bangle.
Perkembangan di Rusia
Sergei
Radchenko, sekretaris eksekutif organisasi futuris Sverdlovsk dari Znaniye Rusia
sekaligus seorang ahli aplikasi robot industri, menjelaskan ada dua
kecenderungan utama dalam perkembangan robotika di Rusia yakni memperbaiki
mobil tradisional dan mengembangkan kendaraan jenis baru yang merupakan hasil
kawin silang antara helikopter dan pesawat terbang.
Menurut
Radchenko, penggunaan bahan baru seperti serat dan komposit karbon memungkinkan
produsen mengurangi berat kendaraan. Sang ahli juga memperkirakan bahwa sistem
robot, sistem manufaktur yang fleksibel, dan teknologi 3D-printing akan
digunakan secara luas dalam di industri Rusia.
Sumber :

Sip , Bagus postingannya
ReplyDelete