- Back to Home »
- Wilayah Madura »
- Sumenep
Posted by : Unknown
Monday, September 8, 2014
Kali ini saya akan menceritakan berbagai banyak hal yang ada di Sumenep termasuk arti dari nama dan sebagainya. Seperti biasa saya persingkat dari berbagai sumber yang telah ada sebelumnya.
Sumenep
(bahasa Madura: Songènèb) adalah sebuah kabupaten di provinsi Jawa Timur,
Indonesia.
Penyebutan
Kata Songènèb sendiri sebenarnya sudah popular sejak Kerajaan Singhasari sudah
berkuasa atas tanah Jawa, Madura dan Sekitarnya, seperti yang telah disebutkan
dalam kitab Pararaton tentang penyebutan daerah “Sumenep” pada saat sang Prabu
Kertanegara mendinohaken (menyingkirkan) Arya Wiraraja (penasehat kerajaan
dalam bidang politik dan pemerintahan) ke Wilayah Sumenep, Madura Timur pada
tahun 1926 M
‘“Hanata
Wongira, babatangira buyuting Nangka, Aran Banyak Wide, Sinungan Pasenggahan
Arya Wiraraja, Arupa tan kandel denira, dinohaksen, kinun adipati ring
Sungeneb, anger ing Madura wetan”.’ Yang artinya: “Adalah seorang hambanya,
keturunan orang ketua di Nangka, bernama Banyak Wide, diberi sebutan Arya
Wiraraja, rupa-rupanya tidak dipercaya, dijauhkan disuruh menjadi adipati di
Sumenep. Bertempat tinggal di Madura timur.”
Sebutan kata
“Sumenep†sampai saat ini masih terdapat
perbedaan dalam memaknainya. Di kalangan kelompok terpelajar dan tinggal di
sekitar pusat kabupaten Sumenep, umumnya menyebut dengan kata Sumenep.
Sedangkan masyarakat yang tinggal di pedesaan, menyebutnya dengan kata
“Songennepâ€. Mengingat sumber Pararaton
adalah sumber tertua yang mencantum kata Songennep, makin menguatkan dugaan
bahwa kata Songennep dikenal atau lahir lebih awal daripada sebutan Sumenep.
Bukti-bukti yang mendukung antara lain:
1.
Sebutan Songennep lebih
banyak dipakai atau dikenal oleh sebagian besar penduduk
1.
kabupaten Sumenep.
2.
Pengarang buku sejarah dari
Madura R. Werdisastro menggunakan istilah Songennep
3.
seperti “Babad
Songennepâ€.
4.
Penyebutan nama Sumenep
yang muncul kemudian kurang populer di masyarakat
5.
pedesaan Sumenep (80% dari
jumlah penduduk kabupaten Sumenep tinggal di desa).
Sebutan kata
“Sumenep” sampai saat ini masih terdapat perbedaan dalam memaknainya. Di
kalangan kelompok terpelajar dan tinggal di sekitar pusat kabupaten Sumenep,
umumnya menyebut dengan kata Sumenep. Sedangkan masyarakat yang tinggal di
pedesaan, menyebutnya dengan kata “Songennep”. Mengingat sumber Pararaton
adalah sumber tertua yang mencantum kata Songennep, makin menguatkan dugaan
bahwa kata Songennep dikenal atau lahir lebih awal daripada sebutan Sumenep.
Bukti-bukti yang mendukung antara lain:
1.
Sebutan Songennep lebih
banyak dipakai atau dikenal oleh sebagian besar penduduk
1.
kabupaten Sumenep.
2.
Pengarang buku sejarah dari
Madura R. Werdisastro menggunakan istilah Songennep
3.
seperti “Babad Songennep”.
4.
Penyebutan nama Sumenep
yang muncul kemudian kurang populer di masyarakat
5.
pedesaan Sumenep (80% dari
jumlah penduduk kabupaten Sumenep tinggal di desa).
Perubahan dari
Songennep menjadi Sumenep
Perubahan dari
Songennep menjadi Sumenep terjadi pada masa penjajahan Belanda, permulaan abad
XVIII (1705). Belanda sudah memulai peran dalam menentukan politik kekuasaan
pemerintahan di Madura termasuk Sumenep.
Pada awal abad
XVIII Belanda mengubah sebutan Songennep menjadi Sumenep, terbukti dengan
adanya bterbitan Belanda pada masa itu telah menggunakan sebutan nama Sumenep.
Perubahan tersebut didasari oleh beberapa hal, antara lain:
1.
Menurut tata bahasa, hal
ini dilakukan oleh Belanda untuk penyesuaian atau kemudahan
1.
dalam pengucapan agar lebih
sesuai dengan aksen Belanda. Bagi mereka lebih mudah mengucapkan Sumenep
daripada melafalkan Songennep.
2.
Untuk menanamkan
penngaruhnya, pihak Belanda merasa perlu mengadakan perubahan
3.
nama Songennep menjadi
Sumenep. Sebagai komparasi nama kata Jayakarta diubah menjadi Batavia, dll.
Nama Sumenep menjadi baku di
kalangan pemerintahan, karena setelah proklamasi kemerdekaan Republik
Indonesia, nama kabupaten ini disebut dengan nama kabupaten Sumenep.
Arti Kata Songennep
Dalam
kenyatannya menjadi jelas bahwa kata Songennep adalah nama asal pada masa kuno.
Songennep menurut arti etimologis (asal-usul kata), yaitu :
1.
Song berarti relung,
geronggang (bahasa Kawi), Ennep berarti mengendap (tenang). Jadi,
1.
Songennep berarti lembah
bekas endapan yang tenang.
2.
Song berarti sejuk,
rindang, payung. Ennep berarti mengendap (tenang). Jadi, Songennep
3.
berarti lembah endapan yang
sejuk dan rindang.
4.
Song berarti relung atau
cekungan. Ennep berarti tenang. Jadi, Songennep berarti lembah,
5.
cekungan yang tenang atau
sama dengan pelabuhan yang tenang.
Setelah
menelaah sebutan Sonegennep dari arti katanya (etimologi). Beberapa pendapat
yang berkembang di masyarakat Sumenep mengenai artian kata Songennep :
a.
Songennep berasal dari
kata-kata Moso ngenep, Moso dalam bahasa Madura berarti lawan atau musuh,
Ngenep berarti bermalam. Jadi, Songennep berarti lawan atau musuh menginap atau
bermalam. Cerita mengenai asal-usul nama “Songennep” berdasarkan versi ini
sangat popular di lingkungan masyarakat Sumenep. Cerita atau pendapat ini
dihubungkan dengan suatu peristiwa bersejarah di Sumenep tahun 1750, yaitu saat
diserangnya dan didudukinya keraton Sumenep oleh Ke Lesap yang berhasil
menaklukkan Sumenep dan selama 1/2 bulan tinggal di keraton Sumenep. Karena
peristiwa tersebut, maka dinamakan Moso Ngenep yang artinya musuh bermalam.
Cerita ini tentunya tidak benar, sebab kitab Pararaton yang ditulis tahun
1475-1485 sudah menuliskan nama Songennep. Ini berarti nama Songennep sudah
lahir sebelum Ke Lesap menyerang Sumenep.
b.
Songennep berasal dari
kata-kata Ingsun Ngenep. Ingsun artinya saya, sedangkan Nginep artinya
bermalam. Jadi Songennep berarti saya bermalam. Pendapat ini kurang popular di
kalangan rakyat dibandingkan dengan versi lainnya. Ada orang yang menghubungkan
dengan peristiwa ini dengan kejadian 700 tahunyang lalu, ketika Raden Wijaya
mengungsi ke Madura akibat dikejar-kejar Jayakatwang.
c.
Kemudian berkembang di
kalangan masyarakat, pendapat-pendapat kependekan asal kata Songennep, seperti
Songennep berasal dari kata Ngaso Nginep, Songennep berasal dari kata Lesso
Nginep, Songennep berasal dari kata Napso Nginep. Pendapat ini hanya sekedar
permainan kata yang tidak didukung dengan peristiwa yang melatar belakanginya.
