- Back to Home »
- Wilayah Madura »
- Pamekasan
Posted by : Unknown
Friday, September 12, 2014
Kabupaten
Pamekasan lahir dari proses sejarah yang cukup panjang. Istilah Pamekasan
sendiri baru dikenal pada sepertiga abad ke-16, ketika Ronggosukowati mulai
memindahkan pusat pemerintahan dari Kraton Labangan Daja ke Kraton Mandilaras.
Memang belum cukup bukti tertulis yang menyebutkan proses perpindahan pusat
pemerintahan sehingga terjadi perubahan nama wilayah ini. Begitu juga munculnya
sejarah pemerintahan di Pamekasan sangat jarang ditemukan bukti-bukti tertulis
apalagi prasasti yang menjelaskan tentang kapan dan bagaimana keberadaannya.
Terungkapnya
sejarah pemerintahan di Pamekasan semakin ada titik terang setelah berhasilnya
invansi Mataram ke Madura dan merintis pemerintahan lokal dibawah pengawasan
Mataram. Hal ini dikisahkan dalam beberapa karya tulis seperti Babad Mataram
dan Sejarah Dalem serta telah adanya beberapa penelitian sejarah oleh Sarjana
barat yang lebih banyak dikaitkan dengan perkembangan sosial dan agama,
khususnya perkembangan Islam di Pulau Jawa dan Madura, seperti Graaf dan TH.
Pigeaud tentang kerajaan Islam pertama di Jawa dan Benda tentang Matahari
Terbit dan Bulan Sabit, termasuk juga beberapa karya penelitian lainnya yang
menceritakan sejarah Madura.
Masa-masa
berikutnya yaitu masa-masa yang lebih cerah sebab telah banyak tulisan berupa
hasil penelitian yang didasarkan pada tulisan-tulisan sejarah Madura termasuk
Pamekasan dari segi pemerintahan, politik, ekonomi, sosial dan agama, mulai
dari masuknya pengaruh Mataram khususnya dalam pemerintahan Madura Barat
(Bangkalan dan Pamekasan), masa campur tangan pemerintahan Belanda yang sempat
menimbulkan pro dan kontra bagi para Penguasa Madura, dan menimbulkan
peperangan Pangeran Trunojoyo dan Ke’ Lesap, dan terakhir pada saat terjadinya
pemerintahan kolonial Belanda di Madura.
Melihat dari
sedikitnya, bahkan hampir tidak ada sama sekali prasasti maupun inskripsi
sebagai sumber penulisan ini, maka data-data ataupun fakta yang digunakan untuk
menganalisis peristiwa yang terjadi tetap diupayakan menggunakan data-data
sekunder berupa buku-buku sejarah ataupun Layang Madura yang diperkirakan
memiliki kaitan peristiwa dengan kejadian sejarah yang ada.
Selain itu
diupayakan menggunakan data primer dari beberapa informan kunci yaitu para
sesepuh Pamekasan. Saat ini nama pamekasan sedang naik daung dengan kehadiran
klub sepak Bola Profesional Persepam madura United , yang saejak kompetisi
2012/2013 masuk dalam Indonesia Super League (ISL)
